Inovasi SIKEDE, DPPKB Makassar Digitalisasi Penilaian Kinerja Kader KB

INIKLIK.ID — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar merancang dan mengembangkan Aplikasi SIKEDE sebagai solusi digital untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja kader Keluarga Berencana (KB) di tingkat kelurahan hingga RT/RW.

Pelaksana Tugas Kepala DPPKB Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si, mengatakan bahwa kehadiran SIKEDE merupakan upaya pembaruan sistem pengelolaan kinerja kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) yang selama ini masih dilakukan secara manual.

Bacaan Lainnya
Baca Disini  DPPKB Kota Makassar Saat Gelar Pertemuan Penting Dengan TNI AL dalam Mendukung Program Keluarga Berencana

“Kader KB memiliki peran yang sangat strategis di lapangan. Dengan jumlah kader yang besar dan tugas yang kompleks, dibutuhkan sistem yang mampu mencatat, memverifikasi, dan menilai kinerja secara cepat dan objektif,” ujar Irwan, Selasa (8/4/2025).

Ia menjelaskan, kader IMP menjalankan enam peran utama, mulai dari pengorganisasian, pertemuan, komunikasi dan edukasi, pendataan, pelayanan kegiatan, hingga mendorong kemandirian masyarakat. Namun dalam praktiknya, penilaian kinerja masih berbasis dokumen fisik yang dikumpulkan secara periodik.

Kondisi tersebut menimbulkan sejumlah kendala, seperti lamanya proses verifikasi, keterbatasan bukti pendukung, serta pembayaran honorarium yang hanya dilakukan per triwulan dan belum mencerminkan kinerja aktual kader.

“Dengan jumlah sekitar 153 PPKBD dan lebih dari seribu Sub PPKBD, beban administrasi menjadi sangat tinggi dan berpotensi menimbulkan keterlambatan pembayaran insentif,” jelas Irwan.

Baca Disini  Gubernur Sulawesi Selatan Pastikan Bantuan Logistik Tiba di Bantaeng Pasca Banjir

Melalui aplikasi SIKEDE, seluruh proses pelaporan kinerja kini dilakukan secara real-time berbasis digital. Kader dapat mengunggah laporan kegiatan disertai bukti dukung berupa foto dan dokumentasi, sehingga memudahkan proses verifikasi dan validasi oleh petugas terkait.

“SIKEDE tidak hanya mengubah cara melapor, tetapi mengubah cara kerja. Sistem ini terintegrasi dari pelaporan hingga menjadi dasar pembayaran insentif, yang ke depan dapat dilakukan setiap bulan,” tambahnya.

Pengembangan SIKEDE juga selaras dengan agenda pembangunan nasional dan daerah. Aplikasi ini mendukung pencapaian sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain pendidikan berkualitas, penguatan inovasi dan infrastruktur, serta tata kelola kelembagaan yang tangguh.

Baca Disini  DPPKB Kota Makassar Saat Kegiatan Diseminasi Audit kasus stunting Tingkat Kota Makassar

Selain itu, SIKEDE sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya penguatan sumber daya manusia, sains dan teknologi, serta reformasi birokrasi yang bersih dan akuntabel. Di tingkat daerah, inovasi ini mendukung visi Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan.

Irwan menegaskan, penerapan SIKEDE diharapkan mampu mendorong budaya kerja kader KB yang lebih disiplin, transparan, dan berbasis data, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan program Bangga Kencana di Kota Makassar.

“Ini adalah langkah nyata pemerintah kota dalam memanfaatkan teknologi untuk memperkuat pelayanan publik dan kesejahteraan kader di lapangan,” tutup Irwan.

Loading


Eksplorasi konten lain dari iniklik

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan