INIKLIK.ID — Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para sopir ojek online (Ojol) di Makassar, Jumat (29/08/2025) berubah menjadi tragedi yang menelan korban jiwa dan harta.
Unjuk rasa tersebut sebagai bentuk solidaritas dan simpati atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang sopir Ojol di Jakarta, karena terlindas kendaraan taktis Brimob.
Demonstrasi di Makassar berlangsung dari sore hari hingga Sabtu dini hari, sekitar pukul 02:30 WITA.
Sekitar pukul 23:30 WITA kantor DPRD Kota Makassar yang terletak di jalan AP Petta Rani, Makassar, dibakar massa.
Selang tak berapa lama kemudian, kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang beralamat di jalan Urip Sumoharjo, Makassar, juga dibakar massa.
Tidak ada aparat kepolisian yang turun mengamankan kedua objek vital yang menjadi sasaran pembakaran massa tersebut.
Peristiwa kebakaran di gedung DPRD Kota Makassar itu, menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan 10 lainnya mengalami luka bakar serius.
Sebagai bentuk keprihatinan dan wujud ungkapan duka, Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP menyerahkan santunan tali asih untuk meringankan beban keluarga korban.
Almarhum Muh. Akbar Basri alias Abay (27 tahun) adalah staf DPRD Kota Makassar. Rumah duka di Kelurahan Balangbaru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Tim yang turun menyerahkan santunan tali asih atas nama Mentan Andi Amran, adalah Direktur AAS Foundation, Rizki Mulyadi beserta PP IKA Unhas, yakni Bachrianto Bachtiar, H. Ilham Rasyid, Husba Pada, Kahar Gani, dan Bau Irfan.
Dua korban meninggal dunia lainnya, jenazahnya telah dipulangkan ke kampung halamannya di Bone dan Palopo sejak tadi subuh.
Bantuan santunan tali asih dari Mentan untuk kedua korban meninggal dunia lainnya, akan diserahkan kepada keluarga mereka di daerah mereka masing-masing, yakni Bone dan Palopo. (*)
Eksplorasi konten lain dari iniklik
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.