ATR-400 Hilang Kontak, Gubernur Sulsel: Kita Kerahkan Tim Gabungan untuk Pencarian

INIKLIK.ID – Sebuah pesawat ATR-400 tujuan Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) siang. Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai unsur di pegunungan karst di kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros.

Gubernur Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk membantu proses pencarian.

Bacaan Lainnya
Baca Disini  Pelantikan Pengurus HIPMI Culinary Indonesia (HCI) Sulawesi Selatan Masa Bakti 2025-2027

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda, Basarnas serta tim dari Pemerintah Provinsi Sulsel ditambah 3 ambulans lengkap dengan tenaga kesehatan untuk bergerak cepat. Helikopter pencarian dan tim darat sudah menuju ke lokasi indikatif, namun masih terkendala medan yang berat dan kondisi cuaca,” ujar Gubernur Sulsel dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026) sore.

Menurutnya, pencarian dilakukan melalui jalur udara dan darat dengan melibatkan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan setempat.

Baca Disini  BPBD Makassar Bagikan Pedoman Penanggulangan Bencana

Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengajak kepada semua warga untuk mendoakan yang terbaik dan bersabar. Ada penemuan serpihan sebagai petunjuk dalam pencarian dari warga tapi kita tetap menunggu informasi resmi dari tim SAR. Harap semua bersabar,” tambahnya.

Hingga Sabtu sore, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir hilangnya kontak pesawat. Cuaca berkabut dan kondisi geografis yang didominasi pegunungan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

Baca Disini  Menghadapi Bulan Ramadan, Kominfo: Gubernur Mengajak Berkah Ramadan Bagi Fakir Miskin dan Warga Tidak Mampu

Pihak Basarnas menyatakan bahwa setiap perkembangan terbaru akan segera disampaikan secara resmi kepada publik. Masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kepanikan.

Proses pencarian akan terus dilanjutkan dengan penambahan personel serta optimalisasi peralatan, seiring dengan membaiknya kondisi cuaca.

Loading


Eksplorasi konten lain dari iniklik

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan