INIKLIK.ID – Kekompakan kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, kembali terlihat dalam dinamika politik lokal Kota Makassar.
Pasangan yang dikenal dengan akronim Munafri–Aliyah (MULIA) itu, secara bersama-sama menghadiri hajatan politik Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hanura Kota Makassar yang digelar di Hotel Almadera Batik, Jalan Somba Opu No 235 Makassar, Minggu (25/1/2026).
Kehadiran orang nomor satu dan dua di Kota Daeng tersebut bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan sebagai bentuk komitmen dan peran strategis mereka sebagai pembina kehidupan politik di Kota Makassar.
Apalagi, pada kontestasi Pemilihan Wali Kota Makassar 2024, Partai Hanura tercatat sebagai salah satu partai pengusung yang turut mengantarkan pasangan bertagline MULIA meraih kemenangan.
Momentum Muscab partai Hanura tahun 2026 ini, menetapkan anggota DPRD Makassar, Andi Irmawati Sila sebagai ketua terpilih. Sekaligus menjadi ruang konsolidasi politik yang menegaskan sinergi antara pemerintah kota dan partai politik.
Dalam rangka memperkuat kolaborasi, pembangunan ke depan mendukung program Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham.
Dalam sambutannya, Wali Kota. Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi berharap pergantian kepemimpinan di tubuh Partai Hanura Kota dapat membawa perbaikan dan penguatan organisasi ke arah yang lebih baik.
Ia juga menyampaikan laporan perjalanan politik Partai Hanura di Makassar kepada jajaran pengurus pusat.
“Tentu harapan kita dalam setiap pergantian kepemimpinan akan ada perbaikan. Saya ingin melaporkan kepada Pak Jenderal, bahwa dulu saat saya maju pertama kali bersama Hanura, kursi DPRD Hanura ada lima,” ujar Appi.
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu mengungkapkan, dinamika politik yang terjadi pada periode-periode berikutnya berdampak pada perolehan kursi Hanura di DPRD Kota Makassar.
Appi juga mengenang kebersamaan drngan partai Hanura pada Pilkada tahun sebelumnya, dan tahun 2024. Ia menegaskan, kemenangan tersebut menjadi momentum penting untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi Partai Hanura dalam pembangunan Kota Makassar.
Mantan Bos PSM itu menekankan bahwa kolaborasi lintas partai menjadi kekuatan utama pemerintahan saat ini.
“Ini saatnya memberikan ruang yang besar kepada Partai Hanura. Kita ingin berjalan bersama, karena wali kota dan wakil wali kotanya juga berasal dari partai politik yang berbeda. Kolaborasi ini penting untuk membangun Makassar,” terangnya.
Lebih lanjut, Appi mengapresiasi peran Partai Hanura di lembaga legislatif yang selama ini konsisten memberikan dukungan terhadap kebijakan dan program prioritas Pemerintah Kota Makassar.
Munafri menyebut, hubungan antara eksekutif dan legislatif berjalan sangat baik.
“Kami tidak lagi bicara soal dari partai apa atau latar belakang mana. Yang kita bicarakan adalah bagaimana memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dan membangun kota ini bersama-sama,” tegas Appi.
Menurutnya, perbedaan pandangan dalam dinamika politik merupakan hal yang wajar. Namun, seluruh persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang sehat dan terbuka.
Diskusi, komunikasi, bahkan perbedaan pendapat sering terjadi. Tapi semuanya bisa selesai dengan komunikasi yang baik.
“Partai politik hadir untuk menjaga stabilitas politik, dan Hanura memiliki fungsi vital dalam menjaga stabilitas di Kota Makassar,” tukansya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Musyawarah Cabang Partai Hanura Makassar sebagai forum konsolidasi dan penguatan peran politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Menurutnya Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar ini, Musyawarah cabang adalah momentum untuk memperkuat persatuan, mempertegas arah perjuangan, serta menghadirkan politik yang santun dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Sinergi yang terbangun hari ini diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Makassar. Melalui musyawarah ini, kita berharap lahir gagasan dan kepemimpinan yang solid, yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” singkat Aliyah Mustika Ilham.
Sedangkan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Makassar, Irmawati Sila menyatakan kesiapan menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan komitmen.
Irmawati mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, sekaligus mengapresiasi kehadiran Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang turut membersamai pelaksanaan Muscab tersebut.
“Tentunya amanah ini akan saya jalankan dengan baik sesuai dengan kemampuan saya. Terima kasih juga kepada Bapak Wali Kota yang telah membersamai kami,” ujar Irmawati.
Anggota DPRD Kota Makassar ini menyinggung dinamika kepemimpinan di DPC Hanura Makassar pada periode sebelumnya. Menurutnya, pada masa kepemimpinan demisioner, Hanura telah melalui dua periode, dan kini di bawah kepemimpinannya, momentum politik di Kota Makassar semakin strategis.
Sebagai Ketua DPC terpilih, Irmawati mengajak seluruh jajaran pengurus, baik yang demisioner maupun Pengurus Anak Cabang (PAC), untuk bersatu dan bergerak bersama membesarkan Partai Hanura di Kota Makassar.
“Saya berharap saudara-saudari pengurus, baik demisioner maupun PAC, untuk bersama-sama membersamai DPC Kota Makassar agar kita bangkit, jaya, dan menang di Kota Makassar,” ajakannya.
Irmawati juga menegaskan kesetiaannya terhadap Partai Hanura yang telah ia jalani selama kurang lebih 18 tahun. Ia menyebut dirinya bergabung dengan Hanura sejak usia yang relatif muda.
“Kurang lebih 18 tahun saya berada di Partai Hanura. Saat itu usia saya masih sangat belia, sekitar 20 tahun. Ini adalah bukti kesetiaan saya kepada Hanura, sekaligus bukti kesetiaan saya pada perjuangan politik kemarin bersama MULIA,” tutup dia. (*)
![]()
Eksplorasi konten lain dari iniklik
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
