Safari Subuh, Wali Kota Makassar Hadir Berbagi di Tengah Masyarakat

INIKLIK.ID  — Memasuki hari ke-10 Ramadan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali melaksanakan Safari Subuh dengan salat berjamaah di Masjid At-Tauhid, Jalan Dahlia, Kecamatan Mariso, Sabtu (28/02/2026).

Munafri datang bersama jajaran SKPD dan berbaur dengan masyarakat. Ia menyapa masyarakat yang antusias dan berbincang menyerap berbagai aspirasi warga. Suasana berlangsung sederhana, tanpa sekat yang menciptakan jarak antara pemimpin dan masyarakat.

Bacaan Lainnya
Baca Disini  Di Hadapan Emak-Emak PKK, Appi: Relakan Suami Bekerja untuk Majukan Makassar

Pada sambutannya, Munafri mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Ia menyampaikan bahwa tanpa terasa bulan suci telah memasuki hari ke-10, sehingga menjadi pengingat bagi seluruh umat Muslim untuk semakin memaksimalkan ibadah.

Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan berbagai program kerja, tetapi juga pada kualitas nilai dan karakter warganya. Untuk itu, Ramadan menjadi momentum penting untuk memperbaiki diri.

Baca Disini  DPPKB Makassar dan BKKBN Sulsel Matangkan Persiapan Hari Keluarga Nasional ke-32

“Alangkah ruginya kalau kita melewatkan bulan yang penuh berkah ini begitu saja,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa janji kepada umat muslim tentang pelipatgandaan amal di bulan Ramadan seharusnya menjadi dorongan masyarakat untuk memperbanyak kebaikan, meningkatkan kekhusyukan, dan kepedulian sosial.

Munafri juga mengajak jamaah untuk bersama-sama mendoakan Kota Makassar agar senantiasa berada diberikan keamanan dan dijauhkan dari berbagai marabahaya.

Baca Disini  Wali Kota Makassar Ikuti Edaran Mendagri, Open House Idulfitri Dibatasi Satu Hari

“Mari kita berdoa, insyaallah Kota Makassar yang kita cintai ini terus berada dalam lindungan Allah dan jauh dari marabahaya,” tuturnya.

Rangkaian Safari Subuh tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sembako pangan kepada pengurus masjid setempat sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap peran pengurus keagamaan dalam kehidupan sosial.(*)

Loading


Eksplorasi konten lain dari iniklik

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan