Sempat Terkendala Medan Terjal, Jalan TMMD di Selayar Kini Hampir Rampung

SELAYAR, Iniklik.id – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar terus mempercepat proses pembukaan jalan tani sepanjang 1,2 kilometer di Desa Tamalanrea, Kabupaten Kepulauan Selayar. Jalan tersebut diproyeksikan menjadi akses penghubung antar wilayah sekaligus menunjang aktivitas pertanian masyarakat.

Di lapangan, pengerjaan jalan sempat mengalami sejumlah kendala. Alat berat yang digunakan dilaporkan mengalami hambatan teknis, sementara jalur yang direncanakan sebelumnya berada di area dengan kontur cukup terjal dan membahayakan proses pengerjaan.

Bacaan Lainnya
Baca Disini  Kapolres Selayar: Pemungutan Suara di Seluruh TPS Berlangsung Aman dan Lancar

Setelah dilakukan koordinasi dan mempertimbangkan efisiensi waktu pelaksanaan TMMD, jalur perintisan akhirnya dialihkan ke rute yang lebih aman.

Saat ini progres pembukaan jalan disebut telah mendekati tahap rampung.

Salah seorang personel Satgas dari Batalyon 21 Kawali Serda Wahyu mengaku kegiatan TMMD di Selayar menjadi pengalaman pertamanya terlibat langsung dalam operasi teritorial TNI melalui program pembangunan masyarakat.

Baca Disini  Rehab Masjid TMMD 128 Capai 70 Persen, Kubah Mulai Terpasang dan Wajah Masjid Kian Indah

“Di sini kami melaksanakan operasi selain perang melalui kegiatan TMMD ke-128 di Kabupaten Selayar. Ini pengalaman baru bagi saya karena pertama kali ikut kegiatan seperti ini,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Ia juga mengaku terkesan dengan kondisi alam dan keramahan masyarakat selama bertugas di lokasi TMMD.

“Selayar sangat bagus, tanahnya subur dan masyarakatnya ramah-ramah. Kami berharap pembukaan jalan ini bisa membantu warga dan mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari,” katanya.

Baca Disini  Satreskrim Polres Selayar Amankan Pelaku Judi Kartu, Uang Tunai Jutaan Rupiah Disita

Pembukaan jalan tani tersebut dinilai memiliki dampak penting bagi warga karena melintasi ratusan hektare lahan pertanian jagung serta perkebunan jeruk manis milik masyarakat.

Akses baru itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas hasil pertanian sekaligus membuka konektivitas antar wilayah di Desa Tamalanrea.

Loading


Eksplorasi konten lain dari iniklik

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan