INIKLIK.ID – Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Sulawesi Selatan menyatakan kesiapannya untuk menjadi motor penggerak utama dalam menyukseskan program strategis nasional.
Dengan semangat gotong royong, asosiasi ini berkomitmen mengawal penuh kebijakan pemerintah pusat dalam pemenuhan gizi seimbang bagi masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan.
Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat program makan bergizi gratis merupakan salah satu pilar utama pemerintah dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas menuju Indonesia Emas.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) APPMBGI Sulsel, Muh. Yusril Irnaz, menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus, pengusaha, serta para pengelola yang tergabung dalam asosiasi memiliki frekuensi yang sama untuk menyokong visi misi Presiden.
Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk menggalang gerakan pangan yang masif, sehat, dan terstruktur di daerah.
”Kami di APPMBGI Sulsel siap menjadi garda terdepan. Ini bukan sekadar program kerja, melainkan sebuah gerakan pangan nasional yang menyentuh hajat hidup generasi masa depan. Mimpi besar kami adalah memastikan seluruh pengelolaan makan bergizi gratis di Sulsel berjalan dengan standar terbaik, higienis, dan berdampak nyata,” ujar Muh. Yusril Irnaz dalam keterangan resminya.
Sinergi Pengelola Lokal dan Pemerintah
Yusril menjelaskan, sebagai Humas, dirinya mengemban misi untuk memperkuat jembatan komunikasi antara para pengusaha, pengelola dapur, pemerintah daerah, dan masyarakat. APPMBGI Sulsel ingin memastikan bahwa implementasi di lapangan berjalan selaras dengan petunjuk teknis yang diharapkan oleh pemerintah pusat.
Lebih lanjut, gerakan ini juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan secara masif. Dengan aktifnya pengelolaan makan bergizi gratis, penyerapan hasil tani, ternak, dan nelayan lokal di Sulawesi Selatan dipastikan akan meningkat tajam.
”Ketika kita bicara tentang menyukseskan program strategis Presiden, kita juga sedang bicara tentang menghidupkan ekosistem ekonomi lokal. Bahan baku nutrisinya kita serap dari petani dan peternak kita sendiri. Jadi, manfaatnya ganda: gizi anak-anak kita terpenuhi, ekonomi daerahnya ikut bergerak,” tambah Yusril optimis.
![]()
Eksplorasi konten lain dari iniklik
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
