INIKLIK.ID – Pemerintah Kabupaten Takalar terus tancap gas memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama penggerak roda ekonomi daerah. Salah satu yang menjadi fokus utama saat ini adalah Pulau Sanrobengi, destinasi eksotis yang kini resmi masuk dalam daftar tujuh destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Takalar.
Sebagai wujud komitmen nyata dalam menjaga kualitas kawasan wisata tersebut, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, memimpin langsung aksi kerja bakti dan gerakan bersih-bersih di kawasan pantai Pulau Sanrobengi, Minggu (21/6/2026).
Aksi lingkungan ini digalakkan bersama Tim Pelopor Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) serta jajaran pemerintah setempat demi menciptakan lingkungan wisata yang bersih, nyaman, dan memikat bagi para wisatawan.
Pada hari yang sama, Bupati Daeng Manye bersama jajaran Dinas Pariwisata dan DLHP melakukan inspeksi mendadak (sidak) lapangan. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan fasilitas pendukung serta memastikan kondisi lingkungan pulau tetap terpelihara dengan baik dalam menyambut wisatawan.
Agenda strategi ini juga dikawal ketat oleh sinergi lintas sektor. Turut hadir mendampingi Bupati antara lain Danposal Galesong, personel Kodaeral VI, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa setempat.
Menurut Daeng Manye, Pulau Sanrobengi menyimpan potensi raksasa sebagai destinasi wisata bahari unggulan di Sulawesi Selatan. Perpaduan hamparan pasir putih yang halus, panorama laut yang memukau, serta ekosistem alami yang masih terjaga menjadi magnet utama yang siap menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih mengenal dan bangga mengunjungi objek wisata lokal di Kabupaten Takalar bersama keluarga tercinta. Potensi wisata daerah kita memiliki daya saing yang tinggi dan keunikan yang tidak kalah dengan destinasi populer lainnya,” ujar Bupati Daeng Manye optimistis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa geliat pariwisata ini diproyeksikan mampu memberikan efek domino ( multiplier effect ) bagi perekonomian warga. Lonjakan kunjungan wisatawan dipastikan akan membuka peluang rezeki dan peluang usaha baru bagi pelaku UMKM, nelayan lokal, penyedia jasa transportasi laut, hingga para pelaku ekonomi kreatif di sekitar pulau.
“Pemkab Takalar berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan destinasi wisata yang bersih, aman, dan tertata rapi melalui kerja sama lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat. Dukungan dari seluruh elemen adalah kunci penting dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendongkrak daya saing wisata kita,” tutupnya.
Dengan modal keindahan alam yang memikat serta strategi pengembangan yang berkelanjutan, Pulau Sanrobengi di masa depan diharapkan dapat menjadikannya sebagai salah satu magnet wisata favorit, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di kancah Sulawesi Selatan.
Eksplorasi konten lain dari iniklik
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
